breaking news

UJI KENAIKAN TINGKAT BARISTA ALA COFFEE TOFFEE

September 17th, 2016 | by rhizal
UJI KENAIKAN TINGKAT BARISTA ALA COFFEE TOFFEE
Tenant
0

Surabaya,- (www.jx.co.id) Profesionalisme Coffee Toffe dalam mengelola dan melayani konsumenya, antara dibuktikan dengan mendidikan dan melatik Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki.

Profesionalisme Coffee Toffe dalam mengelola dan melayani konsumenya, antara dibuktikan dengan mendidikan dan melatik Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Bahkan mereka yang menjadi Barista (penyaji minuman), harus melalui seleksi yang ketat, serta mendapatkan pelatihan yang memadai. Barista juga ada jenjangnya kepiwainya, yaitu mulai Dasar (pemula selama 6 bulan pertama), kemudian Silver dan Gold. “Mereka yang ikut kompetisi untuk level silver ini, tidak hanya ditentukan lamanya mereka beprofesi sebagai Barista di Coffee Toffee. Namun harus ada rekomendasi dari Kapten masing-masing, untuk mengikuti komptetisi kenaikan tingkat”, ujar Odi Anindito, Owner Coffee Toffee saat menjadi salag satu juri Kompetisi Baristas di Cofee Toffee JX International.

Acara “Silver Barista Auditions” dilakukan secara terbuka. Selain empat juri dari internal Coffee Toffee, juga bisa disaksikan langsung oleh pengunjung Coffee Toffee. Peningkatan kualitas Barista selalu dilalukan managemen Coffee Toffee secara berkala. “Audisi Silver Barista ini dilakukan, untuk menambah skill bagi Barista Coffee Toffee. Silver Barista adalah tahap Juniaor baristas bisa meningkatkan level ketrampilan dan keahliannya sebagai Barista. Di Coffee Toffee, profesi barista adalah profesi yang memiliki jenjang karis. Memberi kesempatan kepada Junior Barista, untuk meraih level yang lebih tinggi”, ujar Mika Affandy, Public Relations & Promotion PT. Coffee Toffee Indonesia.

Tahun ini, penyelanggaraan Silver Barista Auditions sudah memasuki tahun kedua. Jika sebelumnya dilakukan secara tertutup, tahun ini konsepnya diubah menjadi terbuka. Saat mempresentasikan hasil racikan kopinya, peserta audisi juga menerangkan secara diskriptif tentang minuman hasil kreasinya. Mereka umumnya menguasai masalah kopi dan jenis-jenisnya sebagai bahan dasar, sehingga apapun tambahan kreasinya tetap masih menonjolkan rasa kopinya. “Para customer sebagai audiens agar bisa melihat langsung proses pembuatan kopi dan minuman ala Coffee Toffee. Sekaligus kegiatan ini, bisa menambah ilmu dan pengalaman bagi penikmat kopi. Mereka bisa mengetahui persiapan Barista, hingga mengubah biji kopi istimewa menjadi minuman yang sangat digemari”, tambah Mika.

Setiap peserta, selain harus membuat Kopi Expreso dan Cappucino. Kemudian Kopi Signature, merupakan kreasi dari Barsita sebagai puncak karyanya sebagai Barista yang akan naik level. Â Selama proses persiapan dan pembuatan minuman, juga ada tim yang menilai. Baik ketepatan emnggunakan alat, kerapian penyajian, serta kebersihan tempat penyajian dan mesin kopinya. “Mulai masuk persiapan, tim sudah menacat semua aktivitas peserta. Tidak prosesnya ada yang kurang tepat, juga ada nilainya sendiri. Termasuk pasca pembuatan kopi, apakah peserta bisa mengembalikan sempat menjadi bersih seperti sebelumnya, atau masu berantakan dan kurang bersih, itu semua dinilai”, jelas Odi.

Barista adalah sebuah profesi yang berperan penting dalam posisinya di sebuah gerai kopi, karena menjadi ujung tombak yang menemani para pelanggan setia. Barista tidak hanya menyajikan secangkir espresso, tetapi juga harus komunikatif dan cinta persahabatan. Barista berasal dari Bahasa Italia, atau akrab dengan istilah “Bartender” di Gerai Kopi) adalah seorang seniman yang menjadikan kopi buatanya sebagai sebuah mahakarya yang diperuntukan pelanggannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *